Langsung ke konten utama

AKU TAHU RPL-Stematel Version

Kalian pernah mikir ngga kenapa kalian hidup? Suatu hari aku mikirin gituan, entah kenapa. Tapi berkat itu aku jadi punya pandangan lebih luas tentang hidup. Bahwa hidup lo itu bukan cuma lo aja yang ngejalanin. Tapi ada orang tua kita, kakak-adik, sepupu, temen, tetangga, dan lain-lain. Kenapa? Ya karena kita saling terhubung. Ini bukan ngobrol tentang Cinta ya jadi jangan baper deh.

Maksudku saling terhubung itu jiwa sosialnya, saling butuh, saling ngelengkapin, tapi juga saling viral atau saingan gitu. Nah dalam hidupku sendiri, abahku lah yang paling berperan penting. Jadi hidupku beribadah kepada Allah SWT dan nurut perintah abahku itu. Abahku bilang A ya aku lakuin A, tapi gara-gara itu juga di dalam diriku jadi kayak ada satu musuh. Jadi ada sifat dimana aku melupakan abahku, melawan, dan tidak mendengarkan. Ngga tau dari kapan sifat kek gitu ada, tapi aku ngerasa waktu di sekolah menengah akhir.

Jadi dulu waktu smp cita - citaku masuk sma terfavorit di Purbalingga jurusan ipa. Aku udah bener-bener janjian sama temenku bakal di sekolah dan jurusan yang sama. Tapi sama abah waktu kelas 3 disuruh sekolah di smk.  Syifa sekolah di smk. Bener-bener peristiwa yang nggak pernah terbayangkan sama sekali. Waktu itu aku nolak, tapi aku denger banyak kakelku keterima di SMK Telkom Purwokerto.  Mereka itu kakel smp Sambas, salah satunya yang lebih muda dariku dulu dia juga yang jadi kakak pendamping mos namanya khansa, terus ada mba assa yang jadian sama mantanku, mas cefri yang rumahnya di perum Wirasana Indah, mas faiq, dan ada lagi beberapa. Aku cerita gitu ke abahku, terus aku ditawarin masuk ke situ juga tahun depan. Aku nolak.

Sampe akhirnya entah kenapa aku mau masuk situ dan temenku juga ada yang kesitu, yaudah jadi lebih gampang kan. Gitu pikirku.

Setelah lolos seleksi nilai raport, aku ikut tes kesehatan dan wawancara. Tes kesehatan meliputi tes buta warna, tensi, tinggi badan, dan berat badan.

Singkat cerita aku keterima di jalur PMBK dan jadi anggota Stematel 23. Waktu di smk telkom, orang pertama yang ngenalin tentang RPL itu Ka Akbar. Dia kelas XI RPL, kelompok mosbaku di dampingi sama ka akbar. First impressionku ke ka akbar baik banget, bahkan kelewat baik jadi pernah suka sama kakak tersebut. Ka akbar bilang di smk telkom kita bisa download file dengan ukuran cukup besar dalam waktu yang singkat pake wifi.id harga 1000 rupiah 24 jam. Itu dulu waktu lagi gencar - gencarnya promosi. Sekarang? 5k 6 jam di wifi corner. Balik lagi ke ka akbar, selain itu ka akbar bilang kalo kita bisa menghasilkan uang dari RPL, terus nunjukin kakak kelas 12 yang ikutan LKS. LKS itu Lomba Kreatifitas Siswa ya kayak lomba OSN gitu tapi buat anak smk.

Asik banget dulu mosbanya sekalipun di hari kedua kena marah kakel. Tapi ada ka akbar yang ngasih pengarahan ke kita - kita jadi rasanya aman.

Nah, masuk tuh di hari pertama pelajaran. Kelasku X RPL 1 di ruang A.1.1 dengan wali kelas Bapak Agus Indra Cahaya atau yang sering dikenal dengan Pak AIC tercinteh. Beliau ngajar materi jaringan dasar di kelas 10 RPL. Saat itu aku masih belum ngerti apa itu RPL.

Selama satu tahun sekolah banyak orang bilang kalo RPL itu duitnya banyak. Penghasilannya gedhe, waktu jadi murid juga bisa ngehasilin duit. Entahlah, setauku ya ikut lomba terus menang terus dapet duit. Udah gitu doang, ngga ngerti dah apa itu adsense, web desain, aplikasi. Awam banget yang jelas.

Kemudian di akhir tahun aku memutuskan untuk pindah sekolah. Dikarenakan finansial yang menghadang, jadi ya pindah deh ke Purbalingga.

Di bagian 2 ada AKU TAHU RPL-Smega Version, tunggu aja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KERUDUNG CANTIK

Assalamu'alaikum ukhti dan akhi..      Selamat datang di website kami, mulai hari ini kami akan menggunakan website ini sebagai identitas dari online shop kami yang baru. Sebenarnya saat ini kami belum tau nama apa yang akan kami gunakan. Rencananya kami akan menjual kerudung, handshock, dan footshock. Itu barang yang sudah pasti akan kami jual.      Insyaallah kami akan menjual kerudung dan lain sebagainya dengan harga yang terjangkau. Akan kami pastikan ukhti dan akhi tidak akan kecewa. Terima kasih, mohon dukungannya.      Di bawah ini adalah berbagai contoh kerudung yang kami sediakan, suplier berada di Jogjakarta. Jadi untuk pemesanan wilayah D.I.Y dan Karesidenan Banyumas bebas ongkos kirim. Gambar 1.1 Gambar 1.2 Gambar 1.3 Gambar 1.4 Gambar 1.5 Gambar 1.6 Gambar 1.7 Gambar 1.8       Kerudung - kerudung di atas sangat cocok untuk digunakan sehari - hari. Model sederhana, warn...

BUDAYA SMARTPHONE DI INDONESIA

    Zaman sekarang telah banyak masyarakat menggunakan smartphone. Dengan penggunaan smartphone ini banyak yang merasakan kemudahan, namun juga banyak yang mengeluhkannya. Penggunaan memang tergantung pada orang yang menggunakannya, namun bagaimana dengan pelajar? Apakah sudah pasti para pelajar memanfaatkan smartphone untuk belajar? Belum tentu, saya telah meneliti penggunaan smartphone oleh pelajar.     Dari pihak yang mengeluhkan adalah pihak orang tua, sebagian memang senang dengan adanya smartphone namun orang tua yang kurang senang dengan kedatangan smartphone juga tidak sedikit. Orang tua yang senang dengan adanya smartphone beranggapan bahwa mereka dapat berkomunikasi dengan orang yang jauh, bukan hanya bertukar kabar melalui sms melainkan juga dapat mendengar suara, dan melihat wajahnya. Sedangkan orang tua yang kurang senang dengan kedatangan internet ini yaitu diakibatkan karena smartphone yang mengganggu proses belajar anaknya, bahkan bukan hanya bel...

BIODATA ZAKIR NAIK

Ustadz Zakir Naik adalah salah satu idola saya setelah Rasul, Abah, dan Kakak. Beliau sangat saya kagumi karena pembawaannya yang tegas dan meyakinkan. Beliau juga terlihat sangat cerdas, terlebih beliau sudah mendapat banyak gelar. Berikut adalah biodata tentang Ustadz Zakir Naik : Nama            :  Zakir Abdul Karim Naik TTL              : Mumbai, Mrashtra, India 18 Oktober 1965 Almamater   : University of Mumbai Zakir Naik lahir pada 18 Oktober 1965 di Mumbai (Bombay pada waktu itu), India dan merupakan keturunan Konkani. Ia bersekolah di St. Peter's High School (ICSE) di kota Mumbai. Kemudian bergabung dengan Kishinchand Chellaram College dan mempelajari kesehatan di Topiwala National Medical College dan Nair Hospital di Mumbai. Ia kemudian menerima gelar MBBS-nya di University of Mumbai. Pada 1991 ia berhenti bekerja sebagai dokter medis dan pada akhirnya fokus dalam dunia dakwah. ...