Langsung ke konten utama

BUDAYA SMARTPHONE DI INDONESIA

    Zaman sekarang telah banyak masyarakat menggunakan smartphone. Dengan penggunaan smartphone ini banyak yang merasakan kemudahan, namun juga banyak yang mengeluhkannya. Penggunaan memang tergantung pada orang yang menggunakannya, namun bagaimana dengan pelajar? Apakah sudah pasti para pelajar memanfaatkan smartphone untuk belajar? Belum tentu, saya telah meneliti penggunaan smartphone oleh pelajar.
    Dari pihak yang mengeluhkan adalah pihak orang tua, sebagian memang senang dengan adanya smartphone namun orang tua yang kurang senang dengan kedatangan smartphone juga tidak sedikit. Orang tua yang senang dengan adanya smartphone beranggapan bahwa mereka dapat berkomunikasi dengan orang yang jauh, bukan hanya bertukar kabar melalui sms melainkan juga dapat mendengar suara, dan melihat wajahnya. Sedangkan orang tua yang kurang senang dengan kedatangan internet ini yaitu diakibatkan karena smartphone yang mengganggu proses belajar anaknya, bahkan bukan hanya belajar untuk menjawab obrolan singkat dengan orang tua pun mereka tak bisa.
   Kemudian sebenarnya apa yang menjadi permasalahan smartphone bagi manusia, khususnya pelajar? Pertama, smartphone yang berisi konten chat dapat mengurangi minat seseorang untuk bertemu secara langsung. Kebanyakan akan memilih untuk mengobrol melalui telepon pintar ini, disebabkan karena beberapa alasan.
       Tersenyum melalui emoticon, tak heran sekarang banyak emoticon bermunculan baik secara paid maupun free. Karena penggunaan emoticon semakin melonjak. Berhubungan dengan hal emoticon, smartphone juga dapat menurunkan sikap jujur. Di keadaan yang sebenarnya seseorang berucap A namun dia mengetikkan B, di keadaan sebenarnya dia mempunyai keadaan yang baik – baik saja namun dia mengirim emoticon sad. Apakah hal semacam itu dibutuhkan? Tidak, bahkan sangat tidak perlu.
     Kemudian, untuk pelajar biasanya lebih menyukai menyisihkan uang saku demi kuota daripada untuk makan. Apakah kuota data mengenyangkan? Memang tidak, naamun jika dierhatikan pelajar akan merasa lebih tenang saat memiliki kuota.
       Point budaya selanjutnya yaitu berjalan menunduk, tidak tegap ke depan hal itu dikarenakan, saat berjalan pun tetap memperhatikan smartphone. Hal itu dapat merugikan diri sendiri bahkan orang lain. Sebenarnya apa alasan mereka selalu memperhatikan smartphone? Karena mereka lebih menyukai dan penasaran dengan dunia luar yang belum mereka ketahui, selain daripada itu mereka juga dapat memberitahukan keadaannya. Sebenarnya tidak terlalu diperlukan karena memang kurang berfungsi. Psikolog mengatakan bahwa orag yang terlalu sering megupload foto selfie nya adalah orang yang kesepian. Bahkan bukan hanya kesepian saja, orang yang terlalu sering memperhatikan smartphone juga menginginkan ketenaran instant.
       Hal terakhir mengenai poin budaya teknologi mutakhir ini adalah menyurutkan mental. Mengapa demikian? Karena zaman sekarang orang lebih berani berbicara di media sosial mental mereka mengecil saat bertemu atau berbicara secara langsung. Hal itu pula yang menyebabkan pertengkaran di media sosial, karena satu orang menyindir semua orang bisa tersindir.
     Saya mengambil beberapa sample aplikasi media sosial yang sering digunakan oleh pelajar. Media sosial yang Saya angkat sebagai sample yaitu BBM di BBM terdapat RU yang berisi pembaharuan status dari pemilih akun. Saya meneliti di saat jam belajar diantara pukul 20.00 – 20.30 terdapat 9 orang pelajar yang mengganti display picture atau foto profil. Kemudian ada 12 pelajar yang mengganti PM atau personal message atau dapat disebut juga status dari pemilik akun. Selain dari dua hal itu 5 pelajar sedang mendengarkan lagu, dengan beberapa hal yang menarik tersebut dapat mengganggu pen gguna akun yang lain. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

KERUDUNG CANTIK

Assalamu'alaikum ukhti dan akhi..      Selamat datang di website kami, mulai hari ini kami akan menggunakan website ini sebagai identitas dari online shop kami yang baru. Sebenarnya saat ini kami belum tau nama apa yang akan kami gunakan. Rencananya kami akan menjual kerudung, handshock, dan footshock. Itu barang yang sudah pasti akan kami jual.      Insyaallah kami akan menjual kerudung dan lain sebagainya dengan harga yang terjangkau. Akan kami pastikan ukhti dan akhi tidak akan kecewa. Terima kasih, mohon dukungannya.      Di bawah ini adalah berbagai contoh kerudung yang kami sediakan, suplier berada di Jogjakarta. Jadi untuk pemesanan wilayah D.I.Y dan Karesidenan Banyumas bebas ongkos kirim. Gambar 1.1 Gambar 1.2 Gambar 1.3 Gambar 1.4 Gambar 1.5 Gambar 1.6 Gambar 1.7 Gambar 1.8       Kerudung - kerudung di atas sangat cocok untuk digunakan sehari - hari. Model sederhana, warn...

BIODATA ZAKIR NAIK

Ustadz Zakir Naik adalah salah satu idola saya setelah Rasul, Abah, dan Kakak. Beliau sangat saya kagumi karena pembawaannya yang tegas dan meyakinkan. Beliau juga terlihat sangat cerdas, terlebih beliau sudah mendapat banyak gelar. Berikut adalah biodata tentang Ustadz Zakir Naik : Nama            :  Zakir Abdul Karim Naik TTL              : Mumbai, Mrashtra, India 18 Oktober 1965 Almamater   : University of Mumbai Zakir Naik lahir pada 18 Oktober 1965 di Mumbai (Bombay pada waktu itu), India dan merupakan keturunan Konkani. Ia bersekolah di St. Peter's High School (ICSE) di kota Mumbai. Kemudian bergabung dengan Kishinchand Chellaram College dan mempelajari kesehatan di Topiwala National Medical College dan Nair Hospital di Mumbai. Ia kemudian menerima gelar MBBS-nya di University of Mumbai. Pada 1991 ia berhenti bekerja sebagai dokter medis dan pada akhirnya fokus dalam dunia dakwah. ...