Assalamu'alaikum Wr, Wb
Kali ini aku mau cerita tentang kejadian yang baru aja terjadi. Hari ini free, ngga ada pelajaran kenapa? tadi ada PILKETOS. Kalian tau kan apa itu PILKETOS? Pemilihan Ketua OSIS. Kenapa aku mau bahas tentang itu? sebenarnya bukan mau membahas tentang PILKETOSnya, tapi tentang cara berbicara. Soalnya tadi itu ada orasi yang dilakukan oleh kandidat, kandidat 1, 2, dan 3. Nah, dari 3 orang itu cara berorasi di depan umumnya berbeda - beda. Oleh karena itu, aku disini pengin berbagi tentang bagaimana cara yang baik di depan umum.
Berikut adalah beberapa cara berbicara di depan umum yang sopan, baik, dan benar :
A. SIKAP
1. Berdiri tegap
Dalam konteks ini, sudah pasti dan jelas kita harus berdiri dengan tegap saat berbicara di depan umum. Karena apa? orang yang berdiri tegap terlihat lebih bersemangat dan dapat memberi kesan lebih menghargai pendengar. Selain itu, dengan berdiri tegap kita akan lebih percaya diri dengan apa yang kita ucapkan.
2. Pegang mic dengan tangan kanan
Pada poin ini memang terkesan tidak penting, namun siapa sangka? bukankah tangan kanan lebih utama? lebih sopan? begitu juga saat seorang penyanyi memegang mic. Biasanya orang yang pegang mic menggunakan tangan kiri dianggap kurang sopan namun diwajarkan apabila yang menyanyi itu adalah orang yang ahli. Jadi orang yang memegang mic tangan kiri dianggap oorang yang lebih ahli. Namun dianggap kurang sopan apabila seorang pembicara berbicara menggunakan tangan kiri.
3. Posisikan tangan di depan antara perut dan dada
Posisi ini sama dengan posisi mangku runcing, pada saat duduk dan berdiri. Bedanya, mangku runcing dilakukan saat tidak memegang mic. Sikap ini dilakukan untuk memberikan kesan sopan.
4. Pandangan ke depan
Pandangan yang dimaksud yaitu pandangan santai tetapi fokus. Ada banyak orang beranggapan pandangan ke depan itu menganggap audiece batu. Sebenarnya, bukan menganggapnya batu tapi malah seharusnya kita menatap para pendengar. Bukankah kita merasa dihormati apabila berbicara dengan orang yang menatap mata kita? namun dengan menganggap audience adalah batu dapat mengurangi perasaan gerogi.
5. Tersenyum
Ini sepertinya tak usah dibahas, karena hal ini sudah menjadi hal yang mutlak bagi orang yang akan berbicara di depan umum.
B. UCAPAN
1. Salam
Pada awal pembicaraan pastikan ucapkan salam, apabila anda seorang muslim ucapkan Assalamu'alaikum. Apabila anda seorang non-muslim ucapkan salam sejahtera atau yang lainnya.
2. Ucap syukur
Poin ini bisa dilakukan bisa tidak tapi alangkah lebih baiknya diucapkan sebagai tanda syukur kita terhadap terlaksananya kegiatan yang terjadi.
3. Tanyakan kabar
Menanyakan kabar pada audience bukan hanya sebagai tata krama tetapi juga bermanfaat untuk meningkatkan konsentrasi audience terhadap apa yang akan kita ucapkan. Dengan begitu, audience yang sedang melakukan aktifitas lain mulai memperhatikan pembicara karena mereka mejawab apa yang kita tanyakan.
4. Perkenalan
Ada baikya, anda memperkenalkan diri sebelum berbicara panjang lebar. Ceritakan sedikit tentang kehidupan anda, ingat! sedikit, sedikit saja. Apabila anda bercerita banyak maka waktu anda menyampaikan suatu hal akan berkurang, dan pendengar mungkin akan bosan.
5. Gunakan bahasa yang sesuai dengan suasana
Berbicara informal saat berpidat di even formal semacam kelulusan sekolah sangatlah tidak cocok. Begitu juga saat kalian menceritakan perjalanan kalian setelah lulus kepada adik kelas yang belum lulus menggunakan bahasa yang formal dan baku pun akan tidak cocok. Jadi, sesuaikan dengan tingkat pendengar. Apakah pendengar orang yang sudah tua atau masih seumuran dengan kita atau lebih muda. Selain itu juga harus disesuaikan kondisi atau even yang sedang berlangsung.
6. Berbicara dengan tegas, keras, dan lugas
Pada poin ini tergantung dengan orang yang membawakan, memang benar mempunyai sifat dan karakter yang berbeda serta pembawaannya pun berbeda. Namun apabila berusaha pasti akan bisa berbicara dengan tegas, keras, dan lugas. Karena dengam berbicara seperti itu akan memberi kesan berwibawa.
7. Berbicara dengan tempo sedang
Nah, ini nih. Gunakan tempo yang sedang yaa, memang orang yang berbicara cepat memiliki kesan cerdas tetapi apabila kalian menjadi pembicara dan berbicara cepat para audience akan susah memahami apa yang kalian bicarakan. Tapi apabila berbicara terlalu pelan, para pendengar akan bosan mendengarkan dan akan acuh tak acuh. Jadi lebih baik gunakan tempo yang sedang - sedang saja.
Itulah beberapa tips tentang cara berbicara di depan umum. Tiket utamanya agar lancar, berdo'a pada yang diatas untuk meminta kemudahan dan kelancara. Sekiaan, Sampai Jumpa! Semoga sukses!
Wassalamu'alaikum Wr, Wb
Komentar
Posting Komentar