Hai kawan, apa kabar? untuk artikel pertamaku, aku pengen ngepost puisi yang bertemakan Proklamasi Kemerdekaan. Sebetulnya ini tugas untuk mengikuti lomba Tujuh belasan. Yaa, itu lomba untuk memperingati hari kemerdekaan. Langsung aja deh, basa basi cukup. Selamat membaca!
Satu persatu yang berpadu dengan benalu
Tanpa harap
Dahulu tak bahaya tak hidup
Malam bermakna siang
Siang bermakna malam
Tak ada intipan mentari
Tapi teriakan insan yang teramat sangat keras
Serta gemparnya peperangan peluru yang memecah
Perbedaan antara siang dan malam
Kala itu akupun tak tau
Lebih mengerikan atau lebih menyenangkan
Dari kisah yang nenek ceritakan padaku
Tapi kisah yang paling kusuka adalah saat itu
Ya, saat dimana Indonesia sudah bernama
Saat rakyatnya bebas berbicara Saya Orang Indonesia
Dan saat Merah Putih terlihat berlatarkan langit berkibaran
Itu
Itulah yang kutau dan kuingat
Walau tak selamanya
Tapi aku benar benar ingin membanggakannya
Walau aku terlanjur kecewa karenanya
Tapi jujur aku ingin membuatnya bersinggasana
Singgasana yang merajai raja raja
Terima kasih, Semoga bermanfaat, dan Sampai Jumpa!
Dulu dan Sekarangnya Indonesia
oleh : Syifa Uswatun Nisa
Satu persatu yang berpadu dengan benalu
Tanpa harap
Dahulu tak bahaya tak hidup
Malam bermakna siang
Siang bermakna malam
Tak ada intipan mentari
Tapi teriakan insan yang teramat sangat keras
Serta gemparnya peperangan peluru yang memecah
Perbedaan antara siang dan malam
Kala itu akupun tak tau
Lebih mengerikan atau lebih menyenangkan
Dari kisah yang nenek ceritakan padaku
Tapi kisah yang paling kusuka adalah saat itu
Ya, saat dimana Indonesia sudah bernama
Saat rakyatnya bebas berbicara Saya Orang Indonesia
Dan saat Merah Putih terlihat berlatarkan langit berkibaran
Itu
Itulah yang kutau dan kuingat
Walau tak selamanya
Tapi aku benar benar ingin membanggakannya
Walau aku terlanjur kecewa karenanya
Tapi jujur aku ingin membuatnya bersinggasana
Singgasana yang merajai raja raja
Terima kasih, Semoga bermanfaat, dan Sampai Jumpa!
Komentar
Posting Komentar